Jumat, 29 April 2011

cinta 3 x


Cinta, cinta, cinta
Aku tidak mengerti banyak
Tapi aku..
Cinta, cinta, cinta
Apa yang salah dengan rasa itu?
Mengapa bisa membuat hati jungkir balik?
Cinta, cinta, cinta
Kadang indah, kadang jelek, kadang sakit, kadang terlupakan
Tapi tetap
Cinta, cinta, cinta
Bisa salah, bisa benar
Tanya lagi, tanya lagi
Untuk apa?
Untuk siapa?
Jangan keliru, jangan keliru
Karena cinta, cinta, cinta
Jika pergi tak kan kembali

Sepenggal ingatan


Sepenggal ingatan mungkin tak kan pernah pergi
Menetap di sini, ketika aku menjajaki mimpi-mimpi
Sekilas, rasanya seperti masa lalu yang belum selesai
Namun tidak mungkin datang lagi
Tidak mungkin
Berlalu
Sepenggal ingatan tentang waktu dulu
Walau masih terus menempati ruang di sini
Di sebelah sini aku masih rasakan sedikit ingin tahu
Membuat hati terus bertanya  
Sudah Berlalu
Ya sudah
Sepenggal ingatan kenapa tidak mau pergi

Diammu


Diammu membuatku beku
Bertanya-tanya
Tanpa berani melontarkan
Diammu laksana tengah malam
Sunyi, gelap, terkadang sangat dingin
Diammu berarti sesuatu
Mungkin marah, letih, atau bahkan
Tidak merasakan apa-apa
Diammu membuatku takut
Takut kamu pergi
Diammu pasti berarti sesuatu
Beri tahu aku
Beri tahu
.....

Selasa, 26 April 2011

Subuh


Pagi gelap
Belum ada setitikpun cahaya di langit
Langit itu
Terlihat dingin dan hitam
Namun entah kenapa
Sunyi
Hanya suara azan bergema
Khusyu’
Syahdu

Mangga Afrika: How does it work?

            Mangga afrika disebut-sebut menjadi salah satu dari 10 keajaiban cara menurunkan berat badan. Buah ini, menurut kabar, dapat melangsikan, menghilangkan berat badan dalam waktu singkat, membuat perut rata, dan lain sebagainya. Janji ini, tentu sangat menggiurkan. Namun, perlu ditelusuri seperti apa mangga afrika itu, apa yang ada di dalamnya terlebih lagi “how does it work?”
            Mangga afrika adalah buah mangga. Namun, fisiknya agak berbeda dari mangga pada umumnya. Jika dilihat sekilas, mungkin seperti buah apel besar, karena warnanya merah dan ada sedikit bagiannya yang berwarna hijau. Buah ini adalah buah tropis, yang sesuai dengan namanya, berasal dari afrika. Budidaya tanaman ini sudah dimulai sejak dulu kala di subkontinen Indian dan setelah itu mulai masuk ke daerah-daerah lainnya.



Cara kerja mangga afrika terhadap tubuh kita
            Fakta pertama mengenai mangga afrika adalah bahwa buah ini bisa membuat kita -kenyang-. Mekanismenya mungkin dimulai dari sumber rasa lapar itu sendiri. Ketika kita telah memakan makanan dengan porsi yang cukup mengenyangkan, otak kita memproduksi hormon yang disebut leptin. Seiring berjalannya waktu, ketika makanan yang kita konsumsi terurai dan mungkin sudah ”keluar” kembali, kadar leptin akan turun, dengan begitu, kita akan merasa lapar kembali. Logikanya, jika kita tidak ingin merasa lapar terlalu sering, berarti kadar leptin tersebut, haruslah berada pada taraf yang cukup untuk membuat kita merasa kenyang dalam waktu yang lama. Mangga afrika diketahui mengandung leptin, karena itulah buah ini dapat membuat kita kenyang lebih lama, dengan cara menaikan kadar leptin dalam darah.
            Selain itu, buah ini juga dapat mempercepat metabolisme dalam tubuh kita, menambah energi, bahkan melawan kelelahan akibat diet yang sedang dijalankan. Hal tersebut, membuat kita secara alamiah terdorong untuk menjadi lebih aktif dan tentunya dapat meningkatkan porsi olah raga tanpa ada rasa letih yang berlebihan. Kandungan lainnya dalam buah ini yang juga memberikan pengaruh positif bagi tubuh kita adalah serat, vitamin b, serta vitamin lainnya.

New! Eating Disorder


             Kabar menarik saya dapat pagi ini dari Yahoo tentang eating disorder  atau dalam bahasa Indonesia diartikan kelainan/gangguan makan. Eating disorder mungkin lebih tepat jika kita menghubungkannya dengan psikologi dari orang yang mengidap kelainan tersebut. Selama ini kelainan makan yang sudah dikenal atau diketahui banyak orang antara lain bulimia dan aneroksia. Kedua jenis kelainan ini sama-sama berhubungan, yakni adanya rasa takut gemuk dari si penderita. Perbedaannya, penderita bulimia makan dalam porsi lumayan banyak dalam waktu singkat, lalu setelah itu secara alamiah ”merasa” perlu memuntahkan kembali (baik dengan cara mencolok kerongkongannya atau apapun itu) agar berat badannya tidak bertambah. Sementara itu, penderita aneroksia benar-benar ”tidak mau makan” dan membiarkan tubuhnya kehilangan berat badan dengan sendirinya, hingga mungkin pada taraf yang sangat -parah- tubuh penderita kelainan ini ada yang sampai seperti tulang yang berbalut kulit, tanpa daging.
            Ternyata, kelainan pada cara makan ini, sudah bertambah lagi jenisnya. Namun menurut saya, untuk jenis kelainan yang baru ini, mungkin sering kita temukan di kehidupan sehari-hari. Jenis kelainannya adalah adult selective eating. Ya, mungkin untuk gangguan yang satu ini keanehannya hanya sekedar adanya dorongan atau kehendak dari si penderita untuk ”terlalu” memilih apa yang akan dimakannya. Karena sepertinya hal ini, ada dalam setiap diri manusia. Namun, gangguan makan ini bisa menjadi sangat ekstrim, jika si penderita menolak banyak makanan, dan hanya memakan satu jenis makanan saja (remember! body needs nutrition). Penderita pemilih makanan ini, mungkin memiliki pemikiran yang berbeda dengan penderita bulimia ataupun aneroksia. Adult picky eaters tidak terlalu khawatir dengan banyaknya kalori yang mereka makan, ataupun bentuk tubuh mereka.  
            Tipe lainnya yang sudah diidentifikasi beberapa tahun yang lalu, namun mungkin belum terlalu dikenal adalah orthorexia. Kelainan ini mungkin lebih tepat jika dibilang sebagai obsesi terhadap makan sehat, alami, ”pure”.  Orthorexia pun terdengarnya tidak terlalu salah, karena obsesinya terhadap sesuatu yang baik. Tapi, kelainan ini biasanya dibarengi dengan obessesive compulsive disorder yang sekali lagi, bisa menjadi ekstrim dan biasanya hal ini menjadi batu loncatan menuju aneroksia. Untuk itu, kedua kelainan makan ini tetap harus diwaspadai, karena terdengarnya mungkin sangat lumrah, namun bisa menjadi fatal jika sudah diluar batas.

Minggu, 24 April 2011

Salah


Aku tahu bahkan jika kamu diam
Tangis yang tertahan di pelupuk matamu
Aku bisa merasakannya
Bisa membuatku menangis juga
Walau aku tidak bergerak sedikitpun dari sini
Dan kamu semakin menjauh
Aku menjadi semakin salah
Kamu sepertinya menghapus aku
Dari duniamu
Dan aku perlahan membiasakan diri dengan jarak ini
Walau tidak selalu membuatku nyaman
Namun tatapanmu selalu nanar
Menyalahkanku
Aku menjadi semakin salah
Membuatku ingin pergi
Lalu ketika aku benar-benar melihatmu menangis
Aku memandangimu dari jauh
Bingung
Pusing
Ada jarak antara kita
Ada perasaan bersalah
Dan tidak mau disalahkan
Lalu ketika aku menguatkan langkah ke arahmu
Cepat kau keringkan wajahmu dari air mata
Bilang tidak ada apa-apa
Padahal memang ada
Membuatku menjadi semakin salah